Materi pelajaran; Seni budaya kelas 9
BAB 1 APRESIASI KARYA SENI RUPA
- Seni adalah penciptaan segala hal atau benda yang karena keindahan bentuknya orang senang melihat dan mendengarnya.
- Berdasarkan medianya, seni dibedakan
menjadi seni yang dinikmati melalui media pendengaran (audio art),
melalui media penglihatan (visual art), dan melalui media pendengaran
dan penglihatan (audio visual art).
- Seni rupa berdasarkan wujudnya dapat
dibedakan menjadi seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi. Seni rupa
berdasarkan fungsinya dapat dibedakan menjadi seni rupa murni dan seni
rupa terapan.
- Seiring dengan kebutuhan dan
perkembangan pola pikir, tradisi, dan budaya masyarakat, fungsi karya
seni dalam hal tertentu bisa mengalami pergeseran atau perubahan.
- Seni rupa murni daerah setempat adalah
karya seni rupa yang berwujud dua atau tiga dimensi yang berfungsi
sebagai nilai estetis yang terdapat di daerah setempat. Seni rupa murni
daerah setempat, antara lain terdapat pada karya-karya seni lukis, seni
patung, dan seni grafis.
- Keunikan gagasan suatu karya seni menyangkut unsur media, bentuk, tema, makna simbolis, serta teknik berkarya.
- Apresiasi keunikan gagasan karya seni rupa murni dilakukan dengan menganalisis keunikan-keunikan karya tersebut.
- Di Indonesia terdapat dua golongan
besar ragam hias tradisional, yaitu ragam hias dengan pola-pola
geometrik dan pola-pola stilasi.
- Motif-motif ragam hias terdiri atas motif hias alam; kaligrafi Arab; manusia, hewan, dan tumbuhan; serta geometrik.
BAB 2 UNSUR, ASAS, DAN MEDIA SENI RUPA MURNI
- Unsur-unsur seni rupa meliputi garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, nada gelap-terang, dan ruang.
- Asas dalam seni rupa berlaku terhadap semua cabang seni rupa, yaitu menyangkut komposisi dan proporsi.
- Komposisi adalah tata susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasan dalam suatu karya seni rupa.
- Proporsi adalah kesan kesebandingan
yang ideal (pantas, sesuai, benar) antara unsur yang satu dangan unsur
lainnya dalam satu kesatuan unsur rupa.
- Media berkarya seni rupa dua dimensi
meliputi bahan dan alat untuk menggambar. Beragam pilihan alat dan bahan
yang digunakan sesuai jenis dan gaya karya yang diinginkan.
- Media berkarya seni rupa tiga dimensi sangat beragam tergantung dari teknik yang digunakan.
- Membuat karya seni merupakan wujud ekspresi dari suatu ide atau gagasan.
BAB 3 SENI RUPA MURNI INDONESIA
- Seni rupa Indonesia terbentuk melalui
proses yang diawali dari periode prasejarah (primitif), zaman
Hindu-Buddha (klasik), zaman Islam, hingga zaman modern (masa kini).
- Seni rupa zaman prasejarah dibagi menjadi seni rupa zaman batu dan seni rupa zaman logam.
- Dalam perkembangan kebudayaan Hindu-Buddha, terjadi proses akulturasi kebudayaan India dan Indonesia.
- Karya seni rupa Indonesia Islam terdapat pada karya-karya seni bangunan, seni kaligrafi, dan seni hias.
- Seni rupa Indonesia modern dimulai dari
masa perintis, masa seni lukis Indonesia Jelita, masa PERSAGI, masa
pendudukan Jepang, masa kemerdekaan, masa pendidikan seni rupa melalui
pendidikan formal, dan masa seni rupa baru Indonesia.
- Di Indonesia, gaya atau aliran dalam seni rupa murni dapat dibagi, antara lain gaya primitif, gaya klasik, dan gaya modern.
- Aliran dalam seni rupa yang berkembang
di Indonesia, di antaranya aliran romantisme, naturalisme, realisme,
impresionisme, ekspresionisme, abstrak, klasikisme atau dekoratif,
pointilisme, dan kontemporer.
BAB 4 BEREKSPRESI MELALUI KARYA SENI RUPA MURNI
- Kurun waktu perkembangan seni rupa
murni mancanegara di luar Asia berawal dari seni rupa Timur purba hingga
sejarah seni rupa Eropa modern.
- Kurun waktu perkembangannya dapat
diuraikan secara kronologis, yaitu dimulai dari sejarah seni rupa Mesir,
seni rupa Eropa Klasik, seni rupa Renaissance, seni rupa Barok dan
Rokoko, hingga seni rupa zaman modern.
- Beragam teknik penciptaan karya seni
rupa tiga dimensi, antara lain teknik butsir, cor, las, tempa, pahat,
konstruksi, cetak, atau teknik-teknik baru masa kini yang diterapkan
oleh para seniman kontemporer.
- Bahan dan alat yang dibutuhkan untuk
membuat patung gips adalah serbuk gips, pahat, wadah berbahan plastik
untuk mencetak serbuk gips, dan palu pahat ringan.
- Pameran seni rupa sekolah adalah
kegiatan mempertontonkan hasil karya seni rupa siswa selama menempuh
pelajaran seni rupa di sekolah kepada khalayak umum, di lingkungan
sekolah atau di luar lingkungan sekolah.
- Tata laksana kegiatan pameran
menyangkut tahapan kegiatan pameran dari persiapan awal, pengelolaan
pameran, serta persiapan akhir dan pelaksanaan pameran.
- Persiapan awal pameran meliputi
pengorganisasian, pembuatan proposal, penentuan tema, penyusunan rencana
kerja, dan penentuan tempat pameran.
- Pengelolaan dan penataan pameran
meliputi pendaftaran dan pemilihan karya, pengadaan kelengkapan pameran,
serta penataan ruang dan karya.
- Persiapan akhir dan pelaksanaan pameran meliputi gladi bersih, pembukaan pameran, serta penutupan pameran dan pengemasan karya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar