Sabtu, 05 Agustus 2017

Materi pelajaran; Fisika kelas 9

Listrik statis

1.     Kumpulan muatan listrik pada suatu benda disebut listrik statis.
2.    Terdapat dua jenis muatan listrik, yaitu muatan positif dan negativ.
3.    Muatan – muatan yang sejenis tolak – menolak dan muatan yang tidak sejenis tarik – menarik.
4.    Pengumpulan muatan listrik dapat diperoleh melalui cara menggosok, menyentuhkan benda netral dengan benda bermuatan (konduksi), dan induksi.
5.    Muatan listrik dapat dideteksi dengan elektroskop.
6.    Penghilangan muatan listrik yang terkumpul pada suatu benda disebut pengosongan muatan.
7.    Hukum coulom menyatakan, bahwa gaya yang terjadi antara dua buah muatan berbanding lurus dengan besar muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan itu. 
ELEMEN DAN ARUS LISTRIK
1.     Arus listrik adalah aliran muatan listrik.
2.    Arus listrik timbul dalam rangkaian tertutup.
3.    Kuat arus listrik adalah muatan listrik yang mengalir melalui peghantar tiap sekon.
4.    Kuat arus listrik diukur dengan amperemeter.
5.    Sakelar digunakan untuk membuat rangkain listrik menjadi tertutup atau terbuka.
6.    Agar muatan listrik dapat mengalir terus – menerus, diperlukan sumber tegangan listrik.
7.    Gaya gerak listrik disingkat ggl adalah beda potensial antar kutub – kutub sumber tegangan sebelum dipasnag pada rangkaian listrik.
DAYA DAN ENERGI LISTRIK
1.     Daya listrik adalah cepatnya energi listrik diubah menjadi energi bentuk lain.
2.    Daya listrik pada peralatan listrik dapat dilihat pada label peralatan itu, atau menggunakan rumus :
P = V x I.
3.    Energi listrik dapat diubah menjadi energi bentuk lain. Besar energi listrik dapay dihitung melalui persamaan :
W = P x t, atau W = V x I x t.
4.    Biaya listrik bergantung pada besar energi listrik yang telah digunakan. Alat untuk mengetahui penggunaan energi listrik disebut meter listrik atau kWh meter.
5.    Energi listrik dapat diubah bnetuk menjadi bentuk lain sehingga dapat kamu manfaatkan dalam kehidupan sehari – hari. Perubahan – perubahan tersebut adalah sebagai berikut.
a.    Energi listrik diubah menjadi energi cahaya, contohnya lampu.
b.    Energi listrik dapat diubah menjadi energi gerak, contoh kipas angin.
6.    Energi listrik diubah menjadi energi kimia, contoh penyepuhan emas.
7.    Energi listrik diubah menjadi energi panas, contohnya kompor listrik.
   KEMAGNETAN
1.     Kutub – kutub magnet yang senama tolak – menolak, sedangkan tak senama tarik – menarik.
2.    Medan magnet adalah daerah di sekitar magnet yang masih bekerja gaya magnet.
Medan magnet dapat digambarkan oleh garis gaya magnet.
3.    Magnet tersusun dari magnet – magnt elementer yang searah.
4.    Bumi bersifat sebagai magnet, oleh karena itu dikelilingi medan magnet.
5.    Kutub utara megnet bumi terletak didekat kutub selatan geografis, dan kutub selatan magnet bumi terletak di dekat kutub utara geografis.
6.    Kompas tidak persis menunjuk arah utara selatan. Kompas menunjuk arah kutub magnet bumi. Sudut antara kutub utara selatan magnet bumi (yang ditunjuk kompas) dengan kutub utara selatan geografis disebut deklinasi. Sedangkan sudut yang dibentuk jarum kompas dengan bidang datar disebut inklinasi.
7.    Benda – benda bersifat magnet dapat dijadikan magnet dengan 3 cara :
a.    Digosok
b.    Menggunakan arus listrik (elektromagnet)
c.    induksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar